Untuk mengetahui pilihan yang lebih hemat, bandingkan harga berdasarkan berat atau volume, bukan hanya harga pada kemasan.

Membeli bumbu curah di pasar tradisional dapat menjadi alternatif, terutama untuk rempah yang sering digunakan. Namun, belilah dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan agar tidak menumpuk dan kehilangan aroma sebelum digunakan.

Penyimpanan juga berperan penting. Rempah kering sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang kering dan terlindung dari panas serta kelembapan.

Dengan cara tersebut, bumbu dapat digunakan lebih optimal dan risiko pemborosan bisa dikurangi.

5. Makanan Kaleng

Makanan kaleng seperti sarden, kornet, tuna, kacang-kacangan, dan buah kalengan menawarkan kepraktisan serta daya simpan yang relatif panjang selama kemasan belum dibuka dan disimpan sesuai petunjuk.

Namun, beberapa produk bisa lebih mahal dibandingkan bahan mentah dengan jenis dan kualitas yang sebanding. Jika memiliki waktu untuk memasak, konsumen dapat membandingkan biaya bahan mentah dengan harga produk siap santap.

Kacang kering, misalnya, dapat menjadi alternatif kacang kalengan. Kacang kering perlu direndam atau dimasak sesuai jenisnya sebelum dikonsumsi. Metode memasak menggunakan panci biasa atau slow cooker dapat dipilih sesuai petunjuk keamanan pangan untuk jenis kacang yang digunakan.

Untuk menambah cita rasa, kacang bisa dimasak bersama bawang bombai, bawang putih, dan daun salam. Bumbu tersebut dapat disesuaikan dengan selera.

Meski begitu, makanan kaleng tidak harus dihindari sepenuhnya. Produk seperti ikan kaleng dapat menjadi pilihan praktis ketika waktu memasak terbatas. Pertimbangkan harga per porsi, kandungan garam atau gula, serta kebutuhan rumah tangga sebelum memutuskan membeli.

6. Camilan Manis

Es krim, donat, kue, dan camilan manis lainnya bisa menambah pengeluaran apabila dibeli berulang kali tanpa perencanaan.