Karena itu, memilih buah dan sayuran yang sedang melimpah dapat menjadi salah satu cara untuk menekan biaya belanja.
Konsumen juga bisa membandingkan harga di pasar tradisional, toko bahan pangan, dan supermarket sebelum membeli. Meski begitu, harga tidak selalu lebih murah di satu jenis tempat, sehingga perbandingan tetap diperlukan.
Selain memperhatikan harga, pilih bahan makanan berdasarkan kebutuhan dan daya simpannya. Membeli dalam jumlah besar hanya karena sedang murah belum tentu menguntungkan apabila sebagian bahan akhirnya terbuang.
3. Saus Tomat Siap Pakai
Saus tomat botolan memang praktis untuk melengkapi berbagai hidangan. Namun, bagi yang cukup sering menggunakannya, membuat saus sendiri dapat menjadi alternatif untuk mengatur pengeluaran.
Saus rumahan bisa dibuat menggunakan tomat segar dan bumbu yang tersedia di dapur. Jumlah produksi serta rasa dapat disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga pembelian saus kemasan bisa dikurangi.
Meski demikian, membuat saus sendiri tidak selalu lebih murah. Biaya tomat, bumbu, energi untuk memasak, dan waktu pengolahan tetap perlu diperhitungkan.
Perhatikan pula penyimpanan saus rumahan. Gunakan wadah bersih dan simpan pada suhu yang sesuai agar saus tidak cepat rusak. Jangan menganggap saus buatan sendiri otomatis lebih sehat karena kandungan gula, garam, dan minyak tetap bergantung pada resep yang digunakan.
4. Bumbu Dapur dalam Kemasan Kecil
Bumbu dapur yang dijual dalam kemasan kecil di toko atau supermarket terkadang memiliki harga per gram lebih tinggi dibandingkan kemasan besar atau bumbu curah.

