3. Buat Jadwal Tidur yang Teratur
Membiasakan anak tidur dan bangun pada waktu yang kurang lebih sama setiap hari dapat membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.
Pola tidur yang teratur juga membantu tubuh melepaskan melatonin pada waktu yang tepat pada malam hari.
Karena itu, orang tua sebaiknya membuat jadwal tidur yang konsisten, termasuk pada akhir pekan.
4. Buat Kamar Sejuk, Gelap, dan Tenang
Kondisi kamar turut memengaruhi kenyamanan anak saat tidur.
Usahakan kamar tetap sejuk, gelap, dan tenang. Jika suara atau cahaya dari luar sulit dihindari, orang tua dapat mempertimbangkan penggunaan penyumbat telinga atau penutup mata yang sesuai untuk anak.
AC atau kipas angin juga dapat digunakan untuk membantu menjaga suhu kamar tetap nyaman.
5. Hindari Kafein
Kafein dapat ditemukan dalam sejumlah makanan dan minuman, seperti teh, soda, dan cokelat.
Para ahli menyarankan anak-anak tidak mengonsumsi kafein. Sementara itu, remaja disarankan membatasi konsumsi kafein maksimal 100 mg atau sekitar satu cangkir kopi per hari.
Jika mengonsumsi kafein, sebaiknya tidak dilakukan setelah pukul 15.00 agar tidak mengganggu waktu tidur.
6. Berikan Benda Kesayangan
Benda kesayangan dapat membantu memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak menjelang tidur.
Mengutip NHS, orang tua dapat memastikan benda yang membuat anak merasa nyaman berada dalam jangkauannya. Misalnya, boneka atau selimut kesayangan.
Kehadiran benda yang sudah familiar dapat membantu anak merasa lebih tenang ketika berada di tempat tidur.

