Penyakit Jantung Koroner pada Perempuan Perlu Diwaspadai

Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung, yakni arteri koroner, mengalami penyempitan akibat penumpukan plak.

Pada perempuan, gejala serangan jantung tidak selalu hanya berupa nyeri dada. Kondisi tersebut membuat sebagian gejala berpotensi tidak dikenali sehingga pemeriksaan medis dapat terlambat dilakukan.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di dada yang muncul tiba-tiba dan tidak kunjung hilang.
  • Nyeri yang menjalar ke salah satu lengan, leher, rahang, punggung bagian atas, atau perut.
  • Mual, berkeringat, pusing, atau sesak napas.
  • Rasa cemas yang muncul secara tiba-tiba dan menyerupai serangan panik.
  • Sakit perut yang parah.
  • Batuk atau mengi.

Intensitas gejala dapat berbeda pada setiap orang. Sebagian orang mengalami rasa sakit yang berat, sementara lainnya hanya merasakan ketidaknyamanan, rasa tertekan, atau sensasi seperti terbakar yang menyerupai gangguan pencernaan.

Karena gejala serangan jantung tidak selalu sama, seseorang belum tentu mengalami seluruh tanda tersebut.

Penelitian terbaru mengenai AI dan mamografi membuka peluang untuk memanfaatkan pemeriksaan yang sudah rutin dilakukan sebagai tambahan informasi mengenai risiko kardiovaskular. Namun, teknologi ini masih membutuhkan pengembangan dan validasi lebih lanjut sebelum dapat digunakan secara luas dalam praktik klinis.