3. Bisa Menggores Permukaan Lantai

Selain berisiko terhadap kesehatan, abu vulkanik juga dapat berdampak pada permukaan benda.

USGS menyebut abu vulkanik bersifat abrasif. Struktur abu yang tajam dan kristalin dapat menggores atau mengikis permukaan ketika abu tersebut disapu.

Karena itu, cara membersihkan abu perlu disesuaikan agar partikel tidak kembali beterbangan sekaligus mengurangi risiko kerusakan pada permukaan.

Cara Membersihkan Abu Vulkanik yang Benar

USGS menyarankan masyarakat meminimalkan penggunaan metode sapu kering. Sebagai gantinya, gunakan metode yang tidak membuat debu kembali beterbangan, seperti kain lembap, pel basah, atau vacuum cleaner yang sesuai.

Untuk lantai yang tertutup abu cukup tebal, basahi terlebih dahulu abu tersebut sebelum dibersihkan. Langkah ini membantu mengurangi kemungkinan partikel abu terangkat ke udara saat proses pembersihan.

Untuk area luar ruangan, penyapuan masih dapat dilakukan dengan memperhatikan kondisi abu. Jika partikel terlihat halus, basahi sedikit permukaan terlebih dahulu untuk mencegah abu terangkat ke udara dan menimbulkan risiko masalah pernapasan.

Dengan demikian, membersihkan abu vulkanik bukan sekadar membuat permukaan kembali terlihat bersih. Cara pembersihan juga perlu diperhatikan agar abu yang sudah mengendap tidak kembali menjadi partikel di udara.