Mengapa Peta Mercator Dikritik?

Kritik terhadap Mercator tidak hanya berkaitan dengan persoalan teknis kartografi.

Sejumlah pihak menilai penggunaan Mercator secara luas dalam buku pelajaran, media, dan representasi visual dunia dapat membuat masyarakat memiliki persepsi yang keliru mengenai ukuran relatif berbagai wilayah.

Afrika menjadi salah satu contoh paling menonjol karena sebagian besar wilayahnya berada dekat khatulistiwa sehingga terlihat relatif lebih kecil dalam Mercator dibandingkan wilayah yang berada di lintang tinggi.

Kampanye Correct the Map yang dipimpin Togo dan didukung Uni Afrika kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan bagaimana generasi memandang dunia dan sejarah kolonialisme.

Menteri Luar Negeri Togo, Robert Dussey, menyampaikan pandangan tersebut menjelang pemungutan suara.

“Dunia yang adil dimulai dengan peta yang adil,” kata Dussey seperti dikutip Reuters.

Dalam sidang PBB, perwakilan Togo menegaskan kampanye tersebut tidak ditujukan untuk menyerang negara atau peradaban tertentu. Tujuannya adalah mendorong penggunaan proyeksi yang lebih mampu mempertahankan perbandingan luas benua secara proporsional.

Apa Itu Equal Earth?

Salah satu alternatif yang mendapat perhatian dalam resolusi PBB adalah Equal Earth.

Equal Earth merupakan proyeksi peta dunia yang dikembangkan pada 2018 oleh kartografer Tom Patterson, Bojan Šavrič, dan Bernhard Jenny.

Berbeda dari Mercator, Equal Earth merupakan proyeksi equal-area, yang berusaha mempertahankan perbandingan luas wilayah di peta dengan luas sebenarnya di permukaan Bumi.

Akibatnya, Afrika, Amerika Latin, Asia Selatan, dan wilayah-wilayah di sekitar khatulistiwa terlihat lebih besar dibandingkan ketika ditampilkan menggunakan Mercator.

Proyeksi tersebut juga dirancang agar bentuk benua tetap terlihat relatif alami meskipun Bumi yang berbentuk hampir bulat harus digambarkan dalam bidang datar.

Dalam resolusinya, PBB menyebut Equal Earth sebagai salah satu proyeksi yang lebih sesuai digunakan ketika perbandingan ukuran benua menjadi perhatian.