Foto Boarding Pass Pernah Picu Masalah Perjalanan

Risiko mengunggah dokumen perjalanan ke internet pernah dialami sebuah keluarga yang berbasis di Hong Kong pada Mei 2025.

Keluarga tersebut mengunggah foto boarding pass secara daring. Tindakan itu kemudian memicu serangkaian masalah selama perjalanan.

Kursi mereka dialihkan, pesanan makanan berubah, hingga seorang anak dipisahkan dari orang tuanya dalam pengaturan tempat duduk.

Kejadian serupa terkait keamanan informasi pada boarding pass juga pernah dialami mantan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott.

Ia mengunggah foto boarding pass penerbangannya bersama Qantas ke Instagram.

Data dalam dokumen tersebut kemudian berhasil diretas hingga pelakunya memperoleh detail paspor Abbott. Namun, peretas mengaku melakukan tindakan tersebut untuk menyoroti pentingnya keamanan data di internet.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa dokumen perjalanan yang terlihat sederhana dapat menyimpan informasi penting.

Karena itu, wisatawan perlu lebih berhati-hati sebelum mengunggah foto perjalanan ke media sosial. Pastikan tidak ada boarding pass, label bagasi, QR code, barcode, atau informasi pribadi lainnya yang terlihat dalam foto.

Dokumen perjalanan yang sudah tidak digunakan juga sebaiknya dihancurkan sebelum dibuang untuk mengurangi risiko informasi di dalamnya dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.