JAKARTA – Pelatih Timnas Uruguay, Marcelo Bielsa, membantah anggapan bahwa dirinya sengaja menunjukkan sikap perlawanan terhadap FIFA saat menjalani sesi pemotretan resmi Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, foto Bielsa yang terlihat menundukkan kepala saat sesi pemotretan resmi menjadi viral di media sosial. Tindakan tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi dan dikaitkan dengan sikap kritis Bielsa terhadap FIFA yang saat ini dipimpin Gianni Infantino.

Menanggapi hal itu, Bielsa menegaskan bahwa gesturnya tidak memiliki tujuan politik maupun bentuk protes terhadap FIFA. Ia juga menolak anggapan bahwa kebiasaannya menunduk saat konferensi pers berkaitan dengan sikap tertentu terhadap organisasi sepak bola dunia tersebut.

“Kita tidak memiliki kewajiban untuk berperilaku sebagai panutan atau menghormati kepura-puraan yang sama sekali tidak berdasar,” kata Bielsa dalam konferensi pers, dikutip dari USA Today.

Pelatih berusia 70 tahun itu menyampaikan pernyataan tersebut setelah laga Uruguay melawan Arab Saudi yang berakhir imbang 1-1 pada Senin (15/6) waktu Amerika Serikat.

Bielsa menegaskan bahwa tim fotografer FIFA hanya mengambil gambar dirinya sebagaimana adanya. Menurutnya, tidak ada alasan bagi dirinya untuk mengubah sikap atau penampilan hanya demi kebutuhan sesi foto resmi.

“Saya tidak perlu memberikan penjelasan apa pun [terkait sesi pemotretan FIFA]. Mereka mengambil foto saya seperti apa adanya. Saya bukan model,” ujarnya.

Bielsa memang dikenal sebagai sosok pelatih yang vokal dan kerap menyampaikan pandangan secara terbuka. Sebelum menangani Uruguay, ia juga dikenal memiliki karakter yang tegas dan blak-blakan saat melatih Argentina maupun Chile.