JAKARTA – Jaringan WiFi di rumah dapat menjadi sasaran penyusup, baik peretas maupun orang lain yang mencoba menggunakan koneksi internet tanpa izin. Kondisi ini tidak hanya membuat koneksi menjadi lambat, tetapi juga berisiko mengancam keamanan data pribadi pengguna.
Peretas umumnya memanfaatkan celah keamanan pada router, seperti penggunaan kata sandi yang lemah, protokol enkripsi yang sudah usang, hingga akun administrator router yang masih menggunakan username dan password bawaan pabrik.
Agar jaringan internet tetap aman, pengguna perlu menerapkan sejumlah langkah pengamanan pada router dan perangkat yang digunakan.
Dikutip dari laman XL SATU, berikut sembilan cara mengamankan WiFi rumah agar tidak mudah dibobol.
1. Gunakan Password yang Kuat
Langkah pertama adalah membuat kata sandi WiFi yang kuat dan sulit ditebak.
Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, serta simbol. Hindari memakai informasi pribadi seperti nama, tanggal lahir, atau urutan angka sederhana yang mudah ditebak.
2. Aktifkan Enkripsi WPA3
Pastikan router menggunakan standar keamanan WPA3, yang merupakan teknologi enkripsi terbaru untuk jaringan WiFi.
Jika router belum mendukung WPA3, gunakan WPA2-PSK, yang masih dianggap aman untuk penggunaan sehari-hari.
3. Sembunyikan Nama Jaringan (SSID)
Pengguna juga dapat menyembunyikan nama jaringan dengan menonaktifkan fitur SSID Broadcast pada pengaturan router.
Dengan cara ini, nama WiFi tidak akan muncul secara otomatis saat perangkat lain mencari jaringan yang tersedia. Pengguna baru harus memasukkan nama jaringan secara manual.

