JAKARTA – Warga Palestina memeriksa kerusakan bangunan setelah serangan Israel menggempur kawasan Deir Al Balah, Jalur Gaza, pada Selasa (28/7).
Serangan tersebut terjadi setelah militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi kepada warga di wilayah tersebut. Akibat serangan itu, sejumlah rumah warga dan sebuah masjid dilaporkan mengalami kerusakan.
Rumah Warga dan Masjid Terdampak
Rekaman dan dokumentasi dari lokasi menunjukkan bangunan-bangunan yang rusak akibat serangan, termasuk permukiman warga serta tempat ibadah.
Deir Al Balah merupakan salah satu wilayah di Jalur Gaza yang beberapa kali menjadi sasaran operasi militer selama konflik yang masih berlangsung.
Lebih dari Seribu Masjid Dilaporkan Rusak
Otoritas Gaza menyatakan serangan yang berlangsung sejak perang pecah pada Oktober 2023 telah menyebabkan kerusakan besar terhadap fasilitas umum, termasuk rumah ibadah.
Menurut data yang disampaikan otoritas setempat, sebanyak 1.050 masjid dilaporkan hancur akibat serangan sejak konflik dimulai.
Korban Jiwa Terus Bertambah
Otoritas Gaza juga menyebut jumlah korban tewas terus meningkat.
Disebutkan, sebanyak 1.007 warga Palestina dilaporkan meninggal dunia di Jalur Gaza sejak pengumuman gencatan senjata pada Oktober 2025.
Situasi kemanusiaan di Gaza hingga kini masih menjadi perhatian internasional seiring berlanjutnya operasi militer dan dampaknya terhadap warga sipil.

