JAKARTA – Winamp bersiap kembali meramaikan industri musik digital dengan menghadirkan layanan streaming musik berlangganan premium pada semester pertama 2027. Platform anyar tersebut akan berjalan melalui Winamp Player generasi terbaru yang didukung teknologi dan katalog musik global milik Deezer.

Dalam kolaborasi tersebut, Deezer menyediakan teknologi white-label streaming yang memungkinkan Winamp menghadirkan layanan streaming dengan identitas, merek, dan antarmuka miliknya sendiri.

Dengan skema itu, layanan premium akan terintegrasi langsung ke dalam Winamp Player sehingga tetap memberikan pengalaman khas Winamp, bukan sekadar versi lain dari aplikasi Deezer.

Gabungkan Streaming, Musik Lokal, hingga Podcast

Winamp mengklaim platform barunya menawarkan pendekatan berbeda dibanding layanan streaming musik yang saat ini mendominasi pasar.

Selain menyediakan akses ke katalog musik streaming, Winamp Player generasi terbaru juga akan menggabungkan berbagai sumber audio dalam satu aplikasi.

Pengguna nantinya dapat mengakses koleksi musik lokal, radio internet, podcast, penyimpanan berbasis komputasi awan (cloud), serta berbagai sumber audio lainnya tanpa harus berpindah aplikasi.

Platform tersebut juga akan dibekali antarmuka yang dapat dipersonalisasi, fitur sosial baru, serta cara baru untuk menemukan, mengatur, dan menikmati musik.

Meski demikian, Winamp belum mengungkap harga langganan, daftar negara yang akan menjadi lokasi peluncuran perdana, maupun fitur lengkap yang akan tersedia saat layanan resmi dirilis.