Jakarta – Suplemen berupa vitamin dan mineral dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian yang tidak tercukupi dari makanan.

Namun, konsumsi suplemen tetap perlu diperhatikan. Jumlah vitamin dan mineral yang masuk ke tubuh tidak seharusnya melebihi batas yang dianjurkan.

Dietisien Liz Daniels mengatakan anggapan bahwa kelebihan vitamin akan langsung dibuang melalui urine tidak sepenuhnya benar.

“Banyak orang beranggapan bahwa vitamin yang dikonsumsi secara berlebihan hanya akan menjadi ‘air seni yang mahal’,” ujar Liz Daniels, dikutip dari Eating Well.

Kenyataannya, tubuh tidak serta-merta membuang seluruh kelebihan vitamin dan mineral melalui urine. Kelebihan asupan tertentu dapat terakumulasi dan menimbulkan dampak bagi tubuh.

Ada sejumlah tanda yang dapat muncul ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi vitamin. Berikut di antaranya.

1. Gangguan Pencernaan

Gangguan pencernaan dapat menjadi salah satu tanda awal konsumsi vitamin secara berlebihan.

Gejalanya antara lain mual, muntah, sembelit, atau sakit perut.

Jika mengalami keluhan tersebut, perhatikan kembali jenis dan jumlah suplemen yang dikonsumsi. Konsultasikan dengan tenaga medis untuk memastikan apakah gangguan tersebut berkaitan dengan asupan vitamin berlebihan.

Vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A dan D, dapat menjadi toksik jika dikonsumsi berlebihan hingga memicu mual, muntah, dan sakit perut.

Sementara itu, konsumsi vitamin C dan magnesium dalam jumlah berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

“Kelebihan zat besi dapat mengganggu perut dan bahkan membahayakan hati jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat tinggi,” kata dokter penyakit dalam Oluwatosin Ajao.