JAKARTA – Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta dilanda angin kencang pada Jumat (18/9). Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk periode 17-19 September 2026.

Dalam peringatan tersebut, Sumatra Utara dan Jawa Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat atau masuk kategori Siaga.

Sementara itu, sejumlah wilayah di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Papua berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.

BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas, yakni potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem, pada Jumat (18/9).

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Berikut wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, hujan sedang hingga lebat, serta angin kencang:

Hujan Lebat hingga Sangat Lebat

  • Sumatra Utara
  • Jawa Barat

Hujan Sedang hingga Lebat

  • Aceh
  • Sumatra Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Sumatra Selatan
  • Bengkulu
  • Jawa Tengah
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Papua Pegunungan
  • Papua

Angin Kencang

  • Bali
  • Maluku
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua Selatan
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Utara

Curah Hujan Lokal Masih Didominasi Kategori Rendah hingga Menengah

BMKG memprakirakan curah hujan pada periode dasarian II September hingga dasarian I Oktober 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada kategori rendah hingga menengah.

Curah hujan rendah, yakni kurang dari 50 milimeter per dasarian, diperkirakan terjadi di Sumatra bagian tengah hingga selatan, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, serta sebagian wilayah Papua.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa pasokan uap air untuk mendukung pembentukan awan hujan masih relatif terbatas, salah satunya berkaitan dengan pengaruh El Niño kategori sangat kuat yang cenderung mengurangi suplai kelembapan ke wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 15-21 September 2026.

Meski demikian, peluang hujan tetap ada di sejumlah daerah. Pada periode 15-21 September 2026, hujan diprakirakan masih berpotensi terjadi di sebagian Sumatra, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah dan selatan, Papua Pegunungan, serta Papua.

Potensi tersebut dipengaruhi aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin, serta terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin di sekitar Sumatra, Laut Natuna, Selat Makassar, hingga perairan Maluku dan Papua.

Kondisi atmosfer yang cukup labil di sebagian Sumatra, Kalimantan, dan Papua juga mendukung terbentuknya awan hujan secara lokal.

Peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah juga perlu diwaspadai karena dapat memicu angin kencang, baik yang terjadi bersamaan dengan pertumbuhan awan konvektif maupun akibat penguatan aliran angin dalam skala yang lebih luas.