Laman Yahoo Finance menyebutkan bahwa OpenAI, perusahaan yang memimpin pengembangan AI generatif, dilaporkan tengah mempersiapkan IPO. Aksi korporasi tersebut berpotensi memberikan valuasi mendekati satu triliun dolar AS dan menjadikannya salah satu IPO teknologi terbesar dalam sejarah.

Perusahaan ini menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari 20 miliar dolar AS dengan laju pertumbuhan pendapatan tiga digit per tahun. Saat ini mereka memiliki sekitar 810 juta pengguna aktif bulanan dan satu juta pelanggan korporasi.

OpenAI baru saja menutup putaran pendanaan yang meningkatkan valuasinya menjadi 730 miliar dolar AS dengan dukungan dari Amazon, SoftBank, Nvidia, dan Microsoft. Perusahaan tersebut menargetkan pencatatan saham publik paling cepat pada kuartal IV tahun 2026.

IPO juga dikabarkan akan dilakukan oleh Anthropic. Perusahaan yang dikenal sebagai laboratorium AI yang berfokus pada aspek keamanan ini didukung oleh Google dan sebelumnya diperkirakan memiliki valuasi sekitar 380 miliar dolar AS. Namun, berdasarkan pendanaan terbaru, valuasi Anthropic disebut-sebut telah melampaui OpenAI dan mencapai 965 miliar dolar AS.

Anthropic beberapa hari lalu juga dipilih oleh Vatikan untuk menjadi bagian dari kampanye keselamatan AI. Untuk pertama kalinya, Vatikan menjalin aliansi dengan korporasi dalam pengembangan AI.

Sejumlah kalangan memperkirakan Anthropic tengah menjajaki pencatatan saham publik pada periode yang sama, yakni kuartal IV tahun ini. Namun, OpenAI dan Anthropic hanyalah permulaan.