Jakarta — Lima bayi yatim piatu yang terpapar virus Ebola di sebuah panti asuhan di Bunia, Kongo timur, telah dipulangkan dari pusat perawatan Ebola setelah dinyatakan negatif dalam dua kali pemeriksaan.

Pemulangan tersebut dilakukan setelah seluruh bayi menjalani serangkaian pemantauan dan pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur penanganan Ebola. Hasil pemeriksaan menunjukkan mereka tidak lagi terdeteksi terpapar virus tersebut.

Kelima bayi sebelumnya mendapatkan perawatan dan pengawasan medis di pusat perawatan Ebola. Setelah dua kali memperoleh hasil tes negatif, mereka akhirnya diperbolehkan kembali dari fasilitas perawatan.

Kasus ini menjadi bagian dari upaya penanganan dan pengendalian Ebola yang dilakukan di wilayah Kongo timur, yang selama beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan dalam mengatasi penyebaran penyakit tersebut.

Bunia merupakan salah satu wilayah yang pernah menjadi perhatian dalam penanganan wabah Ebola. Karena itu, proses pemantauan terhadap individu yang terpapar, termasuk anak-anak dan bayi, dilakukan secara ketat guna memastikan kondisi kesehatan mereka sebelum dipulangkan.

Lima bayi yatim piatu tersebut kini telah meninggalkan pusat perawatan Ebola setelah dinyatakan negatif dalam dua kali pemeriksaan kesehatan.