“Dengan penambahan tersebut, total penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan mencapai 15.740 orang, dari sebelumnya hanya sebanyak 7.080 orang,” ungkap Maulana.
Di sektor pendidikan, pemerintah menyiapkan beasiswa bagi 2.013 siswa kurang mampu tingkat SD dan SMP, revitalisasi satuan pendidikan, pembangunan dua unit sekolah baru, serta usulan revitalisasi terhadap 150 satuan pendidikan.
Persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian masyarakat juga menjadi fokus utama. Melalui Program Kampung Bahagia, Pemkot Jambi mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui OPBM.
Hingga saat ini, sebanyak 70 OPBM swadaya telah terbentuk dan melayani sekitar 200 RT. Program tersebut berhasil menutup 94 tempat pembuangan sampah (TPS) dan TPS liar, dengan target seluruh TPS liar di Kota Jambi dapat dituntaskan pada tahun ini.
Program itu juga diharapkan mampu mendukung terciptanya ekosistem ekonomi sirkular yang berdampak pada pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan, peningkatan kualitas lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, serta mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI.
Untuk memperkuat keamanan lingkungan, Pemerintah Kota Jambi juga akan memasang lebih dari 1.100 kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan Jambi City Operation Center (JCOC) dan beroperasi selama 24 jam.
Maulana menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia usaha hingga masyarakat.
“Ini adalah sinergi seluruh elemen masyarakat Kota Jambi. Untuk itu, di momen terhormat ini kami selaku kepala daerah dan wakil kepala daerah bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi, DPRD, serta seluruh masyarakat Kota Jambi menyampaikan terima kasih. Saya juga mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat di Tanah Pilih ini untuk selalu menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan guna memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan dan kejayaan negeri,” pungkas Maulana.
Al Haris: Kota Jambi Harus Sejajar dengan Kota Maju di Indonesia
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa Kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi harus mampu mengikuti laju perkembangan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

