Jakarta — Menjelang Iduladha, umat Muslim dianjurkan melakukan sejumlah ibadah sunah, salah satunya mandi sebelum melaksanakan salat Id. Amalan ini dilakukan sebagai bentuk membersihkan diri sekaligus menyambut hari raya dengan penuh kesucian.

Agar ibadah mandi sunah sebelum salat Iduladha lebih sempurna, umat Muslim dianjurkan membaca niat mandi terlebih dahulu dan mengikuti tata caranya dengan benar.

Niat Mandi Sebelum Salat Iduladha

Mengutip NU Online, terdapat dua bacaan niat mandi salat Iduladha yang umum digunakan.

Bacaan niat pertama diambil dari buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati karya Thoriq Aziz Jayana:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ الْأَضْحَى سُنَّةٌ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaytul ghusla li ‘iidil adh-ha sunnatan lillahi ta‘ala

Artinya:
“Saya niat mandi untuk menghadiri salat Iduladha, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Sementara itu, NU juga memiliki versi niat yang lebih singkat, yakni:

نَوَيْتُ سُنَّةَ الْغُسْلِ لِعِيْدِ الْأَضْحَى

Nawaitu sunnatal ghusli li ‘Idil Adlha

Artinya:
“Saya niat sunnah mandi Iduladha.”

Waktu Mandi Sunah Iduladha

Mandi sebelum salat Iduladha merupakan sunah yang dianjurkan dalam Islam. Waktu pelaksanaannya dimulai sejak tengah malam tanggal 10 Zulhijah hingga sebelum berangkat salat Id.

Namun, waktu yang paling utama untuk melaksanakan mandi sunah ini adalah setelah masuk waktu Subuh hingga sebelum menuju masjid atau lapangan tempat salat Id berlangsung.

Dalam buku Panduan Shalat untuk Wanita: Panduan Bersuci Untuk Sholat karya Ria Khoirunnisa, dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW mencontohkan mandi sebelum melaksanakan salat hari raya.