NEW DELHI – Kualitas udara di New Delhi, India, berada dalam kategori buruk pada Kamis (22/10/2026). Indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) tercatat mencapai 226, seiring polusi yang dikaitkan dengan pembakaran batu bara dan kayu bakar.
Menurut Badan Pengendalian Polusi setempat, angka tersebut menunjukkan kondisi udara yang perlu diwaspadai. Polusi udara menjadi persoalan berulang di ibu kota India tersebut, terutama ketika berbagai sumber emisi mencemari udara perkotaan.
Pihak berwenang telah mengambil sejumlah langkah untuk mengendalikan pencemaran, termasuk membatasi penggunaan kayu bakar dan batu bara. Kebijakan ini ditujukan untuk mengurangi emisi dari aktivitas pembakaran yang berkontribusi terhadap penurunan kualitas udara.
Indeks Kualitas Udara New Delhi Capai 226
Indeks kualitas udara New Delhi yang mencapai 226 menunjukkan tingkat pencemaran yang cukup tinggi. Pada skala AQI yang digunakan India, angka tersebut umumnya termasuk kategori Poor atau buruk.
Kualitas udara pada tingkat ini dapat menimbulkan dampak kesehatan, khususnya bagi kelompok yang lebih rentan terhadap pencemaran udara. Paparan polutan dapat memperburuk gangguan pernapasan dan meningkatkan risiko masalah kesehatan, terutama pada orang yang telah memiliki penyakit pernapasan atau jantung.
Karena itu, pemantauan kualitas udara dan pengurangan sumber emisi menjadi bagian penting dari upaya melindungi kesehatan masyarakat.
Pemerintah Batasi Penggunaan Kayu Bakar dan Batu Bara
Untuk mengatasi polusi, pihak berwenang setempat telah menerapkan sejumlah langkah, termasuk pembatasan penggunaan kayu bakar dan batu bara.

