JAKARTA — CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk, menyatakan dukungannya terhadap kemungkinan penggabungan kedua perusahaan tersebut. Meski melihat sejumlah manfaat dari merger, Musk menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan komite khusus masing-masing perusahaan dan harus melalui proses yang semestinya.

Pernyataan itu disampaikan Musk dalam paparan kinerja kuartal III SpaceX dan dikutip oleh CNN pada Selasa (20/10/2026).

“Ini jelas semacam pertanyaan yang membuat saya merasa seperti sedang menari tapi melewati ladang ranjau… tetapi saya memang berpikir ada banyak manfaat dari menggabungkan perusahaan-perusahaan itu,” kata Musk.

Musk menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat terlibat langsung dalam pembahasan merger karena adanya potensi konflik kepentingan. Proses pengambilan keputusan, menurutnya, harus dilakukan melalui mekanisme yang sesuai, termasuk melibatkan komite khusus dan pemegang saham.

CNN mencatat, pemegang saham Tesla secara historis cenderung mengikuti keinginan Musk. Namun, hal tersebut tidak serta-merta memastikan bahwa penggabungan kedua perusahaan akan disetujui.

Musk Sebut Merger Berpotensi Menguntungkan

Pernyataan terbaru Musk dinilai lebih tegas dibandingkan tanggapannya sebelumnya mengenai kemungkinan penggabungan SpaceX dan Tesla.

Setelah SpaceX melantai di bursa melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada Juli, Musk tidak menyampaikan pendapat secara langsung ketika ditanya mengenai kemungkinan merger kedua perusahaan.

Saat itu, ia menekankan bahwa pembahasan penggabungan perusahaan harus mengikuti prosedur yang tepat.