Jakarta — BYD menyiapkan penyesuaian harga untuk mobil listrik Atto 1 dengan kenaikan banderol hingga Rp10 juta. Penyesuaian tersebut disebut berkaitan dengan pengembangan dan penyegaran produk.

Head of PR & Government Relations BYD Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan perubahan harga itu bukan semata kenaikan harga biasa, melainkan bagian dari peningkatan produk Atto 1.

“Bukan naik harga, tapi kami lakukan improvement,” kata Luther di Jakarta, Selasa (12/5).

Saat ini, BYD Atto 1 varian Dynamic dijual dengan harga Rp205 juta dari sebelumnya Rp199 juta. Sementara varian Premium atau Long Range kini dibanderol Rp245 juta dari sebelumnya Rp235 juta.

Luther menjelaskan BYD dalam waktu dekat akan memperkenalkan pengembangan terbaru untuk Atto 1. Ia mengindikasikan pembaruan tersebut bukan sekadar facelift, melainkan kemungkinan penambahan varian baru.

“Kami memastikan dalam waktu dekat untuk menginformasikan secara resmi pengembangan apa, development apa di produk Atto 1 ini,” ujarnya.

Selain itu, BYD juga berencana menghadirkan varian tambahan untuk menjangkau segmen pasar tertentu yang masih menginginkan kendaraan listrik dengan harga terjangkau.

“Kedua, memang kami ada berencana menambah varian baru untuk melengkapi segmen market tertentu di Atto 1 yang ingin masih tetap punya akses memiliki kendaraan EV yang accessible,” ungkap Luther.

BYD Atto 1 resmi meluncur di Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang berlangsung Juli lalu. Saat peluncuran perdana, mobil ini dibanderol Rp195 juta untuk varian Dynamic dan Rp235 juta untuk varian Premium.

City car berdimensi 3,92 meter tersebut dibekali baterai 30 kWh pada varian Dynamic dengan jarak tempuh hingga 300 kilometer. Sementara varian Premium menggunakan baterai 38,8 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 380 kilometer.

Mobil listrik ini juga telah dilengkapi sistem pengisian daya AC dan DC CCS2 fast charging yang memungkinkan pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.