Surabaya — Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan sebanyak 23.519 jemaah haji dan petugas ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, tiga jemaah haji asal Jawa Timur dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi.
Ketiga jemaah tersebut adalah Kamariyah Dul Tayib dari Kloter 8, Abdul Wachid dari Kloter 7 asal Kabupaten Pasuruan, serta Fajar Puja Sasmita dari Kloter 11 Kota Malang.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya jemaah haji asal Embarkasi Surabaya di Tanah Suci,” kata Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, di Asrama Haji, Jumat (8/5).
Anam tidak menjelaskan secara rinci penyebab meninggalnya ketiga jemaah tersebut. Ia mendoakan para jemaah yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Selain itu, Anam menyampaikan terdapat lima jemaah haji yang sakit serta dua pendamping yang keberangkatannya tertunda. Sebagian dari mereka masih menunggu pemulihan kondisi kesehatan dan ketersediaan kursi kosong di kloter lain.
Ia menambahkan, Embarkasi Surabaya sejauh ini telah memberangkatkan 23.519 jemaah dan petugas atau sekitar 53 persen dari total 44.080 calon haji yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci.
Dari sisi ketepatan waktu penerbangan atau On Time Performance (OTP), sebanyak 61 kloter diberangkatkan tanpa mengalami keterlambatan.
“Alhamdulillah, hingga hari ke-18 operasional pemberangkatan berjalan lancar dan seluruh kloter yang telah diterbangkan dapat berangkat tepat waktu. Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan untuk menjaga kualitas layanan kepada jemaah,” kata Anam.
