Di bidang lingkungan, KKP melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir.

KKP juga memberikan perhatian terhadap peningkatan keterampilan dan kapasitas nelayan. Pelatihan Sertifikat Kecakapan Nelayan (SKN) difasilitasi bagi 2.866 peserta yang tersebar di 25 lokasi KNMP.

Sementara itu, pelatihan diversifikasi olahan ikan diselenggarakan bagi 60 peserta di Banyuwangi dan Bitung. Adapun pelatihan Sertifikat Keterampilan Penanganan Ikan diikuti 15 peserta di Pati.

Dukungan terhadap perlindungan sosial nelayan juga diberikan melalui bantuan pembayaran premi asuransi senilai Rp250.000 bagi masing-masing dari 1.046 penerima.

Untuk memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, KKP turut menyalurkan 72 paket sarana pengawasan.

Menutup rangkaian kegiatan, Trenggono menyampaikan empat pesan kepada jajaran KKP, pemerintah daerah, dan pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Pesan tersebut berkaitan dengan ketepatan penyaluran bantuan, pengelolaan fasilitas, penanganan persoalan nelayan, serta perlindungan sumber daya laut.

“Pertama, pastikan bantuan tepat sasaran dan dimanfaatkan. Kedua, kelola dan rawat fasilitas secara profesional. Ketiga, tangani persoalan nelayan secara cepat dan tuntas. Keempat, jaga laut melalui praktik perikanan yang bertanggung jawab dan pengawasan yang konsisten,” pungkas dia.