“Baik nasi dingin, nasi hangat, maupun nasi sisa, nasi tetap memiliki kandungan kalori dan karbohidrat yang kurang lebih sama,” sebut Adisty.
Artinya, menggunakan nasi yang telah didinginkan tidak otomatis membuat nasi goreng menjadi rendah kalori. Jumlah energi dalam hidangan tersebut juga dipengaruhi oleh bahan tambahan selama proses memasak.
Adisty mengingatkan bahwa penggunaan minyak goreng, mentega, bumbu, dan bahan makanan lainnya dapat meningkatkan kepadatan kalori nasi goreng, terutama jika menambah kandungan lemak.
“Namun penambahan minyak goreng, mentega, bumbu dan bahan makanan lainnya selama proses memasak dapat meningkatkan kepadatan kalori (caloric density) akibat penambahan lemak,” tuturnya.
Karena itu, apabila ingin membuat nasi goreng dengan komposisi gizi lebih seimbang, masyarakat perlu memperhatikan jumlah minyak, pilihan lauk, serta penambahan sayuran.
Tips Membuat Nasi Goreng yang Lebih Seimbang
Adisty menyarankan penggunaan minyak secukupnya serta pembatasan bumbu yang tinggi garam. Bumbu alami dapat dimanfaatkan untuk memperkuat cita rasa tanpa harus bergantung pada tambahan garam berlebihan.
“Untuk mendapatkan nasi goreng dengan komposisi gizi yang lebih seimbang, perhatikan penggunaan minyak, penambahan protein dan sayuran. Gunakan minyak secukupnya (1-2 sendok teh), dan batasi penggunaan bumbu tinggi garam seperti MSG, kecap, garam, utamakan bumbu alami seperti bawang, cabai, merica untuk memperkuat rasa,” saran Adisty.
Selain mengatur penggunaan minyak dan bumbu, nasi goreng dapat dilengkapi dengan sumber protein rendah lemak, seperti:
-
Halaman

