Meski demikian, kedua hasil tersebut sama-sama menarik perhatian karena tokoh yang dekat dengan Trump gagal mempertahankan atau merebut kekuasaan.

Di Brasil, Lula berhasil memperoleh mandat baru meskipun menghadapi persaingan ketat dan perselisihan setelah pemungutan suara. Di Hungaria, Magyar membawa Partai Tisza meraih kemenangan besar setelah bertahun-tahun Orbán mendominasi pemerintahan.

Perkembangan ini menjadi bahan perhatian dalam hubungan internasional, terutama terkait pengaruh dukungan politik lintas negara terhadap pemilihan domestik.

Namun, hasil pemilu di kedua negara tidak dapat dijelaskan hanya melalui faktor hubungan dengan Trump. Persoalan ekonomi, kebijakan domestik, kepercayaan publik, dan dinamika politik masing-masing negara juga berperan dalam menentukan pilihan pemilih.