JAKARTA – Departemen Perang Amerika Serikat (AS), yang dikenal sebagai Pentagon, merilis kumpulan dokumen ketujuh mengenai fenomena anomali tak dikenal atau Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) kepada publik pada Jumat (23/10/2026) waktu setempat. Dokumen yang telah dideklasifikasi tersebut mencakup laporan historis dan catatan mengenai objek yang belum berhasil diidentifikasi.

Berkas tersebut dapat diakses melalui portal resmi pemerintah AS di WAR.GOV/UFO, yang menjadi pusat publikasi dokumen dalam program Presidential Unsealing and Reporting System for UAP Encounters (PURSUE).

Asisten Menteri Perang AS untuk Urusan Publik sekaligus Juru Bicara Utama Pentagon, Sean Parnell, mengatakan pemerintah akan melanjutkan publikasi dokumen terkait UAP secara bertahap.

“Hari ini, Departemen Perang menerbitkan rilis ketujuh dari berkas Fenomena Anomali Tak Dikenal (UAP) yang telah dideklasifikasi dan bersifat historis sebagai bagian dari Sistem Pembukaan Segel dan Pelaporan Presiden untuk Pertemuan UAP (PURSUE),” demikian pernyataan Parnell yang dikutip dari pengumuman resmi departemen tersebut.

Ia menambahkan bahwa Pentagon bersama sejumlah lembaga pemerintah sedang mempersiapkan publikasi berikutnya. Namun, tanggal perilisan dokumen selanjutnya belum diumumkan.

Dokumen Memuat Laporan Objek Segitiga Hitam

Salah satu laporan yang disorot dalam pemberitaan mengenai kumpulan dokumen terbaru berkaitan dengan objek berbentuk segitiga hitam yang dilaporkan terlihat di dekat fasilitas keamanan AS.