Sebaliknya, jika watermark tidak ditemukan, pengguna tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa media tersebut sepenuhnya asli atau dibuat tanpa bantuan AI.

Apa Arti Hasil Pemeriksaan SynthID?

Hasil pemeriksaan SynthID dapat membantu pengguna memahami asal-usul media, tetapi tidak menggantikan proses verifikasi fakta secara menyeluruh.

Jika watermark terdeteksi, pengguna memperoleh indikasi bahwa media memiliki keterkaitan dengan sistem AI yang menggunakan SynthID. Hasil tersebut tidak selalu menjelaskan seluruh riwayat pembuatan atau penyuntingan media.

Jika watermark tidak terdeteksi, ada beberapa kemungkinan: media memang tidak menggunakan AI yang didukung SynthID, dibuat dengan perangkat AI lain, atau watermark tidak lagi dapat dikenali setelah mengalami perubahan tertentu.

Karena itu, pemeriksaan SynthID sebaiknya dipadukan dengan langkah lain, seperti memeriksa sumber asli, membandingkan informasi dari sumber tepercaya, dan menelusuri konteks ketika foto atau video pertama kali dipublikasikan.

Dengan perluasan akses SynthID Detector, Google menyediakan salah satu alat untuk membantu masyarakat menilai asal-usul konten digital di tengah meningkatnya penggunaan AI.