Perbedaan waktu pemulihan tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan Persebaya. Dengan jadwal pertandingan yang berdekatan, kesiapan fisik pemain dapat memengaruhi jalannya pertandingan.

Meski demikian, Persebaya tetap memiliki kesempatan untuk memperbaiki hasil setelah gagal meraih kemenangan saat menjamu PSS Sleman.

Tavares Waspadai Serangan dan Bola Mati PSM

Tavares juga mengingatkan para pemainnya agar mewaspadai sejumlah aspek permainan PSM Makassar. Ia menyoroti kekuatan ofensif, transisi menyerang, dan situasi bola mati yang dinilainya dapat menjadi ancaman bagi Persebaya.

Menurut Tavares, kualitas permainan kedua tim berpotensi membuat pertandingan berlangsung menarik. Ia juga menilai Persebaya memiliki kemampuan ofensif yang perlu dimaksimalkan dalam menghadapi Juku Eja.

“Persebaya bermain bagus, kuat secara ofensif, offensive transition, set-piece, dan hal-hal lainnya. Saya pikir besok akan menjadi pertandingan yang sangat seru untuk kedua tim,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Tavares mengantisipasi pertandingan yang menuntut konsentrasi dan efektivitas dari kedua tim, terutama ketika memanfaatkan peluang serta menghadapi situasi bola mati.

Persebaya Diminta Fokus pada Hasil Akhir

Tavares mengakui hasil imbang melawan PSS Sleman membuat situasi Persebaya tidak sebaik PSM yang baru saja meraih kemenangan tandang.

Meski demikian, ia menilai Persebaya sebenarnya mampu menciptakan cukup banyak peluang dalam pertandingan sebelumnya. Timnya diperkirakan melepaskan sekitar 15 hingga 17 tembakan, tetapi peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol yang cukup untuk mengamankan kemenangan.