Untuk anak di bawah usia dua tahun, penggunaan layar sebaiknya sangat dibatasi sesuai panduan kesehatan anak, dengan pengecualian seperti panggilan video bersama keluarga. Anak usia dua tahun ke atas juga perlu mendapatkan batas waktu yang jelas dan pendampingan orang tua.

Jika anak sudah terbiasa menggunakan HP dalam waktu lama, pengurangan dapat dilakukan secara bertahap. Berikan peringatan sebelum waktu layar berakhir, misalnya dengan mengatakan, “Lima menit lagi kita selesai menonton, setelah itu kita membaca buku, ya.”

Cara ini membantu anak bersiap menghadapi pergantian aktivitas tanpa merasa perangkat diambil secara tiba-tiba.

2. Alihkan Perhatian ke Aktivitas yang Menarik

Mengurangi waktu layar akan lebih mudah jika anak memiliki kegiatan alternatif yang menyenangkan. Orang tua dapat menyediakan buku bergambar, balok susun, alat menggambar, permainan sederhana, atau kegiatan bermain di luar rumah.

Pilih aktivitas sesuai usia dan minat anak. Balita umumnya belajar melalui permainan langsung, eksplorasi, dan interaksi dengan orang lain.

Orang tua juga dapat terlibat dalam permainan tersebut. Membacakan cerita, menyusun balok bersama, atau mengajak anak membantu kegiatan sederhana di rumah dapat menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan sekaligus mengurangi ketergantungan pada HP.

3. Terapkan Aturan Penggunaan HP di Rumah

Buat aturan keluarga yang mudah dipahami, seperti tidak menggunakan HP saat makan, ketika bermain bersama keluarga, dan menjelang tidur.

Aturan tersebut perlu diterapkan secara konsisten, bukan hanya kepada anak. Jika orang tua terus menggunakan HP saat makan atau bermain bersama anak, anak dapat meniru kebiasaan tersebut.