Juventus Jadi Ujian Terberat Amorim

Tantangan Amorim berikutnya tidak mudah. Milan harus bertandang ke markas Juventus di Allianz Stadium pada Minggu (6/9) waktu setempat atau Senin (7/9) dini hari WIB.

Juventus juga mengawali musim dengan dua kemenangan. Bianconeri mengalahkan Frosinone 1-0 dan Parma 2-0 tanpa kebobolan.

Kedua tim sama-sama mengoleksi enam poin setelah dua pertandingan. Karena itu, duel Juventus vs Milan menjadi salah satu pertandingan utama pada pekan ketiga Serie A 2026/2027.

Bagi Amorim, pertandingan tersebut menjadi ujian besar untuk melihat sejauh mana Milan mampu mempertahankan konsistensi setelah meraih dua kemenangan di awal musim.

Amorim Tekankan Fokus di Setiap Pertandingan

Amorim menilai Milan harus menjaga stabilitas dan memastikan seluruh pemain siap terlibat sepanjang musim. Padatnya jadwal Serie A dan kompetisi Eropa membuat rotasi pemain menjadi bagian penting dari rencana tim.

“Kita perlu memberikan stabilitas pada tim dan mengembangkan cara bermain yang memungkinkan setiap orang terlibat sepanjang musim. Kami selalu ingin kompetitif, baik di Serie A maupun di Eropa.” kata Amorim dikutip dari Sportbible.

Pelatih asal Portugal itu juga mengingatkan para pemainnya agar tidak kehilangan fokus ketika menghadapi lawan mana pun.

“Kita harus menghadapi setiap pertandingan seolah-olah lawan kita berikutnya adalah tim terbaik di dunia. Jika kita tetap fokus, kita bisa mengalahkan siapa pun. Jika tidak, kita bahkan bisa kalah dari tim Serie B,” ucap Amorim menambahkan.

Pernyataan tersebut sejalan dengan pendekatan Amorim yang menekankan konsentrasi dan kerendahan hati dalam menghadapi setiap pertandingan. Dalam konferensi persnya, ia juga menekankan bahwa Milan harus memiliki tingkat fokus yang sama terhadap setiap lawan.

Jika mampu mengalahkan Juventus, Amorim tidak hanya mempertahankan rekor sempurna Milan pada awal musim. Ia juga akan mencatatkan namanya sebagai pelatih Rossoneri pertama dalam 68 tahun yang memenangkan tiga laga Serie A pertamanya.