Waspadai Longsor dan Bencana Susulan

Di tengah pergeseran fokus menuju pemulihan, kewaspadaan terhadap ancaman bencana susulan juga ditingkatkan.

Vikjen Keuskupan Labuan Bajo, Romo Richard Manggu, menegaskan pesan Bapak Uskup agar seluruh kerja kemanusiaan tetap menempatkan keselamatan jiwa dan perlindungan kelompok rentan sebagai prioritas.

 “Prinsip utama kita adalah menyelamatkan kehidupan di atas segala-galanya. Bangunan boleh runtuh, tetapi manusia harus tetap hidup,” tegas Romo Richard.

Memasuki musim hujan, para pastor paroki dan relawan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pergeseran tanah dan longsor, terutama di kawasan hutan maupun kebun.

Warga yang berada di zona berbahaya juga diimbau untuk sementara berpindah ke lokasi yang lebih aman.

Bagi Keuskupan Labuan Bajo, berakhirnya masa tanggap darurat bukan berarti persoalan gempa telah selesai. Ancaman baru justru muncul ketika musim hujan mendekat.

Fase pemulihan kini diarahkan pada tiga kebutuhan utama: hunian sementara yang lebih aman, pendataan warga terdampak yang lebih presisi, serta perlindungan kelompok rentan dari risiko bencana susulan. (GS)