Sebanyak 8 unit telah ditangani, sementara 63 unit masih dalam proses, dengan target 100 unit. Di sektor air bersih, Caritas telah menangani 20 titik jaringan air bersih, dengan satu titik masih dalam proses. Program ini memberikan manfaat kepada 3.862 KK atau 9.965 jiwa.

Sebanyak 8 titik MCK juga telah tersedia dari target 20 titik dan dimanfaatkan oleh 822 KK atau 2.330 jiwa. Bantuan lainnya mencakup layanan kesehatan dan promosi kebersihan untuk 1.137 jiwa, serta pendampingan psikososial bagi 449 anak.

Untuk kebutuhan pangan dan perlengkapan dasar, Caritas menyalurkan 1.231 paket pangan bagi 6.155 jiwa, 1.000 paket Family Kitchen untuk 5.012 jiwa, 500 Shelter Kit untuk 2.500 jiwa, dan 498 Hygiene Kit untuk 2.490 jiwa.

Secara keseluruhan, Program EA 23/2025 mencatat 30.358 jiwa penerima manfaat.
Sementara dalam masa tanggap darurat sejak November 2025 hingga 29 Agustus 2026, bantuan yang disalurkan meliputi paket pangan untuk 59.280 jiwa, shelter dan non-food item (NFI) untuk 34.350 jiwa, Hygiene Kit untuk 19.045 jiwa, layanan kesehatan untuk 8.368 jiwa, serta peralatan dapur untuk 1.000 KK.

Total dukungan logistik yang telah disalurkan juga mencakup 84.215 kilogram beras, 8.667 kilogram gula, dan 7.213 liter minyak goreng.

Rangkaian bantuan tersebut memperlihatkan bahwa pemulihan pascabencana tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan darurat. Bantuan dilanjutkan dengan pembangunan tempat tinggal, penyediaan fasilitas dasar, layanan kesehatan, hingga pendampingan masyarakat agar dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.(Garuda Sirait)