Muncul Kerak setelah Cuci Vagina, Apa Penyebabnya?

Media sosial belakangan juga diwarnai pengakuan sejumlah pengguna yang mengalami kondisi menyerupai kulit berkerak setelah menjalani prosedur cuci vagina.

Agassi mengatakan penyebab kondisi tersebut tidak dapat dipastikan tanpa melihat pasien secara langsung.

Namun, apabila kerak muncul pada kulit bagian luar organ intim, salah satu kemungkinan penyebabnya adalah iritasi akibat penggunaan bahan atau cairan yang terlalu keras.

“Kalau yang dimaksud kulit bagian luarnya menjadi berkerak, kemungkinan bisa karena iritasi. Akibatnya kulit menjadi kering, bersisik, lalu tampak seperti berkerak,” jelasnya.

Kulit di area genital berbeda dari kulit pada bagian tubuh lainnya karena merupakan area peralihan menuju selaput lendir yang secara alami lebih lembap dan sensitif.

Penggunaan bahan yang terlalu iritatif dapat merusak lapisan pelindung kulit, menyebabkan kekeringan, hingga memicu gangguan keseimbangan kulit di area tersebut.

Agassi pun mengimbau masyarakat tidak mudah mengikuti tren perawatan organ intim yang beredar di media sosial tanpa dasar medis yang jelas.

Menjaga kebersihan bagian luar, menggunakan produk seperlunya, serta berkonsultasi dengan dokter apabila muncul keluhan menjadi langkah yang disarankan untuk merawat kesehatan vagina.