JAKARTA — XLSmart semakin agresif memperluas jaringan 5G setelah mendapatkan tambahan pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.

Perusahaan kini menargetkan jaringan 5G menjangkau lebih dari 100 kota/kabupaten pada akhir 2026. Target tersebut meningkat dari rencana sebelumnya sebanyak 88 kota/kabupaten.

Direktur & Chief Technology Officer XLSmart Shurish Subbramaniam mengatakan peningkatan target dilakukan seiring perkembangan kesiapan jaringan dan perangkat 5G di berbagai daerah.

“88 (kota/kabupaten yang semula ditargetkan) akan menjadi lebih dari 100 (kota/kabupaten). Jadi, perubahan besar. 88 kota/kabupaten tersebut telah tersedia perangkat-perangkat 5G. Kita lihat ada juga kota baru yang meningkat (ketersediannya),” ujar Shurish dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/8).

Perluasan jaringan 5G juga disebut mulai memengaruhi perilaku pengguna dalam mengonsumsi internet.

Shurish tidak menjelaskan secara detail perubahan perilaku tersebut. Namun, kondisi itu menjadi salah satu alasan XLSmart menghadirkan paket internet dengan kuota hingga 600 GB.

“Kami berikan sebanyak yang kami bisa, kami berikan untuk konsumen. Lebarin jalan, supaya banyak yang bisa gunakan dan bisa konsumsi. Dengan uang yang sama, (kuota) GB yang lebih besar,” tutur Shurish.

XLSmart Dapat Tambahan Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Ambisi memperluas jaringan 5G mendapat tambahan amunisi setelah XLSmart memperoleh pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.

Pada pita frekuensi 700 MHz, XLSmart mendapatkan pita blok 30 MHz (2×15 MHz).

Sementara pada frekuensi 2,6 GHz, perusahaan memperoleh pita blok sebesar 50 MHz.

Pemenang lelang diwajibkan menyediakan layanan akses internet jaringan pita lebar bergerak atau mobile broadband paling rendah menggunakan standar teknologi Long Term Evolution (4G) di desa/kelurahan yang telah dipilih.

Wilayah tersebut berasal dari total 538 desa/kelurahan yang telah ditentukan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Pemenang juga diwajibkan menyediakan layanan mobile broadband menggunakan standar teknologi International Mobile Telecommunications-2020 (5G) di kota/kabupaten yang telah dikomitmenkan.

Target capaiannya paling sedikit sebesar 51 persen cakupan populasi nasional.