Seluruh unsur satgas diminta meningkatkan kewaspadaan dan langkah antisipasi sejak dini guna mencegah terulangnya bencana serupa. Gubernur menekankan pentingnya deteksi dini, respons cepat, serta sinergi lintas sektor agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani.

Menanggapi amanah tersebut, Brigjen TNI Nyamin menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan kolaborasi seluruh unsur Satgas dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Provinsi Jambi.

“Kami siap melaksanakan tugas yang dipercayakan oleh Bapak Gubernur dengan penuh tanggung jawab. Seluruh unsur satgas akan memperkuat koordinasi dan sinergi, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha maupun masyarakat, sehingga upaya pencegahan dan penanganan Karhutla dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Apel Siaga Darurat Bencana Karhutla Provinsi Jambi Tahun 2026 menjadi penanda dimulainya kesiapsiagaan terpadu seluruh elemen daerah dalam menghadapi ancaman bencana karhutla melalui langkah pencegahan yang terukur, respons cepat dan sinergi yang kuat antar instansi dan masyarakat.(Garuda Sirait)