Pada bagian atas, jembatan dilengkapi lantai yang rata serta pagar pengaman (railing) berwarna biru dan hitam di kedua sisi. Marka berwarna hitam dan biru juga dipasang sebagai penanda batas guna meningkatkan visibilitas, terutama pada malam hari atau saat cuaca kurang baik.

Elevasi jembatan dirancang cukup tinggi untuk mengantisipasi kenaikan muka air saat musim hujan sehingga tetap aman digunakan masyarakat.

Bupati Bambang Bayu Suseno menegaskan bahwa konektivitas infrastruktur merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di daerah.

Menurutnya, Jembatan Bentari akan menjadi penghubung utama antara kawasan permukiman, lahan pertanian, perkebunan, serta berbagai aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Kumpeh, menekan biaya transportasi, serta mempersingkat waktu tempuh perjalanan warga.

Selain itu, akses pelajar menuju sekolah menjadi lebih aman dan mudah, begitu pula akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan, perkantoran, dan rumah ibadah.

Dengan beroperasinya Jembatan Bentari, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap infrastruktur tersebut dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Betung dan Kecamatan Kumpeh dalam jangka panjang.