“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami berterima kasih atas dibangunnya Sekolah Rakyat ini. Ini murni program Bapak Presiden dan Kementerian Sosial,” tuturnya.

Al Haris mengatakan Pemerintah Provinsi Jambi akan mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk menyiapkan lahan pembangunan Sekolah Rakyat.

Menurutnya, syarat utama pembangunan adalah ketersediaan lahan yang memiliki status hukum jelas dan memenuhi proses verifikasi dari kementerian terkait.

“Kalau kepala daerahnya aktif, tentu akan lebih cepat. Tapi kalau lamban, bisa saja terbangun belakangan,” katanya.

Saat ini terdapat dua lokasi Sekolah Rakyat yang telah dibangun di Provinsi Jambi, yakni di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Selain itu, enam lokasi lainnya masih dalam proses pengembangan, yaitu Sungai Gelam, Batanghari, Bungo, Tebo, Merangin, dan Sarolangun.

Al Haris berharap program Sekolah Rakyat dapat menjadi sarana bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dan membuka peluang masa depan yang lebih cerah.

Kunjungan Menteri Sosial RI tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jambi Hasan Basri Agus dan Zulfikar Ahmad, Wali Kota Jambi Maulana, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Dinas Sosial Dukcapil Edi Kusmiran, Plt Kepala Dinas Pendidikan M. Umar, Asisten II Setda Provinsi Jambi Syamsurizal, Plt Karo Adpim Bustanoel Arifin, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi Mahbub Darianto, serta Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi.