Menurutnya, para siswa menunjukkan perubahan positif, baik dari sisi kepercayaan diri, kesehatan, kedisiplinan, maupun kenyamanan selama mengikuti pendidikan di lingkungan Sekolah Rakyat.

“Saya gembira, anak-anak kita terlihat makin percaya diri. Pertumbuhan fisiknya juga cukup bagus, makin sehat, lebih disiplin, dan semakin betah mengikuti proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi atas dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan program tersebut.

Menurut Gus Ipul, keberhasilan Sekolah Rakyat membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.

Penetapan Siswa Melalui Pemerintah Daerah

Gus Ipul menjelaskan bahwa proses penetapan siswa Sekolah Rakyat dilakukan oleh pemerintah daerah.

Apabila lahan sekolah disediakan oleh pemerintah kabupaten atau kota, maka peserta didik berasal dari daerah tersebut. Sementara jika lahan disediakan oleh pemerintah provinsi, maka siswa dapat berasal dari seluruh kabupaten dan kota dalam wilayah provinsi yang bersangkutan.

Dalam kesempatan itu, Mensos juga menyaksikan praktik pembelajaran menggunakan smartboard atau papan pintar yang dilakukan oleh tenaga pengajar. Kegiatan tersebut diawali dengan materi Bahasa Inggris yang disertai kuis interaktif.

Para calon siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran dan beberapa di antaranya berkesempatan tampil langsung di hadapan Menteri Sosial.

Al Haris Dorong Daerah Siapkan Lahan Sekolah Rakyat

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Jambi.