JAKARTA — Aktor Hollywood Mark Ruffalo mengaku merasa dirinya telah masuk dalam daftar hitam atau blacklist Paramount Skydance setelah vokal menentang akuisisi Warner Bros. Discovery (WBD).
Pernyataan tersebut disampaikan Ruffalo saat menjadi bintang tamu dalam podcast I’ve Had It. Ia mengklaim sudah tidak lagi dianggap bagian dari kelompok Paramount Skydance sehingga memilih untuk bersuara terkait merger dua perusahaan hiburan besar tersebut.
“Saya melakukan ini karena saya tahu kami harus melakukannya dan saya tahu apa yang terjadi. Kalau saya tidak bersuara, hasilnya akan tetap sama. Saya sudah masuk daftar. Saya sudah bukan teman bagi orang-orang ini,” kata Ruffalo seperti dikutip dari Variety, Sabtu (16/5).
“Jadi pilihannya cuma melawan atau menyerah. Tapi hasilnya akan tetap sama kalau kamu tidak melawan, kalau kamu memilih diam. Begitulah cara kerja setiap perundung di dunia,” lanjutnya.
Mark Ruffalo diketahui menjadi salah satu aktor yang menandatangani surat terbuka berisi kecaman terhadap merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery. Menurutnya, banyak pihak di industri hiburan yang sebenarnya ingin bersuara, namun memilih diam karena takut terhadap dampaknya.
“Mereka takut karena, meminjam ucapan seorang agen ternama yang namanya tidak akan saya sebutkan di sini, keluarga Ellison adalah orang-orang yang pendendam,” ujar Ruffalo, menyinggung David Ellison selaku pemilik Skydance.

