Terkini, dengan laporan resmi di Polda Jambi dan pencopotan sementara dari jabatan Wakil Dekan, karir DK didunia pendidikan dan peluang nya menjadi petinggi di Bank 9 Jambi tampaknya telah tertutup rapat.
Menanti Tindakan Tegas Jajaran Bank 9 Jambi
Tindakan Rektor UIN Jambi mencopot DK adalah langkah yang penyelamatan marwah yang tepat. Tentunya, publik juga menantikan langkah berani yang akan diambil para jajaran elit Bank 9 Jambi.
Apakah mereka akan mempersilahkan kursi komisaris di nahkodai oleh figur yang sedang berurusan dengan penyidik Polda terkait kasus asusila?
Tim media sudah berusaha menghubungi pihak Bank 9 Jambi, namun belum ada tanggapan. Apakah kandidat ini harus dipertahankan atau bungkam demi cari aman?

