Jakarta — Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memilih mengalihkan fokus timnya ke laga berikutnya setelah sempat menunjukkan emosi dalam pertandingan melawan Atletico Madrid di Liga Champions.

Arteta sebelumnya terlihat kecewa karena Arsenal tidak mendapatkan penalti dalam laga tandang di Madrid. Namun, dua hari berselang, ia menegaskan tidak ingin larut dalam situasi tersebut.

Kini, pelatih asal Spanyol itu mengarahkan perhatian timnya untuk menghadapi Fulham dalam lanjutan Premier League yang digelar Sabtu (2/5) malam waktu Indonesia.

“Fokus melawan Fulham, dan lapar. Lapar untuk bermain, lapar untuk bersaing, lapar untuk menang, lapar untuk meraih impian,” ujar Arteta seperti dikutip dari situs resmi klub.

Ia menegaskan bahwa rasa lapar untuk menang menjadi kunci utama timnya dalam menghadapi sisa musim.
“Lapar, lapar untuk menang, itu saja. Untuk bersaing, bersiap, dan untuk meraih tujuan yang kami inginkan sejak awal musim,” lanjutnya.

Saat ditanya kembali soal insiden penalti yang dibatalkan saat menghadapi Atletico, Arteta memilih tidak membahasnya lebih jauh.
“Saya tidak tahu, saya belum berbicara dengan mereka dalam beberapa jam terakhir, jadi saya tidak tahu. Kami akan membahas pada Senin, sekarang saatnya Fulham,” katanya.

Pelatih yang menangani Arsenal sejak 2019 itu juga memastikan laga di Liga Champions tidak memengaruhi mental bertanding para pemainnya.

“Saya pikir kami punya semangat dalam diri, kami bermain untuk memenangi Premier League, dan itulah yang ingin kami capai. Empat pertandingan sisa, ini yang kedua, saya siap,” ucap Arteta.

Saat ini, Arsenal memimpin klasemen dengan 73 poin dari 34 pertandingan. Sementara Manchester City berada di posisi kedua dengan 70 poin dan baru memainkan 33 laga.