Pola kasus serupa dinilai terus berulang di Kota Jambi: gudang terbakar, warga panik, polisi pasang garis, olah TKP, lalu kasus perlahan hilang tanpa pengungkapan aktor utama maupun jaringan distribusinya. Publik menilai penindakan selama ini terkesan administratif dan seremonial.

Kebakaran di Kenali Asam Bawah terjadi di kawasan padat dan dekat area operasional energi. Jika api meluas, risiko korban jiwa dan ledakan besar sangat tinggi.

Karena itu, desakan kini mengarah ke Polresta Jambi dan Ditreskrimsus Polda Jambi untuk menindak tegas. Masyarakat mempertanyakan siapa pemilik gudang, pemilik lahan, asal BBM, alur distribusi, serta pihak yang diduga membekingi.

Tanpa penindakan serius, kebakaran gudang BBM ilegal dikhawatirkan menjadi rutinitas tahunan: terbakar, viral, lalu dilupakan.