Jakarta — Dapur identik sebagai tempat menyiapkan makanan sehat. Namun, sejumlah peralatan yang digunakan setiap hari ternyata dapat menjadi sumber mikroplastik yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman.

Seiring pemakaian, beberapa benda berbahan plastik dapat melepaskan partikel mikroplastik maupun ribuan zat kimia yang berpotensi berpindah ke makanan, minuman, udara, hingga air.

Dikutip dari Brain Health Kitchen, penggunaan plastik sebagai peralatan dapur semakin umum karena mudah didapat, ringan, dan memiliki banyak pilihan desain. Namun, paparan panas, gesekan, maupun penggunaan berulang dapat mempercepat pelepasan partikel plastik berukuran sangat kecil.

Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari lima milimeter. Sebagian bahkan berbentuk nanoplastik yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang sehingga berpotensi ikut tertelan bersama makanan atau minuman.

Mengutip ScienceDirect, mikroplastik, nanoplastik, serta bahan kimia yang dapat terlepas dari plastik seperti bisfenol dan ftalat dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai gangguan kesehatan, termasuk gangguan hormon, masalah kesuburan, hingga kanker.

Berikut tujuh benda di dapur yang dapat menjadi sumber paparan mikroplastik.

1. Botol Minum Plastik Sekali Pakai

Botol plastik sekali pakai menjadi salah satu sumber mikroplastik yang paling sering dibahas para peneliti.

Paparan panas, termasuk penyimpanan di bawah sinar matahari langsung, dapat mempercepat pelepasan mikroplastik dan nanoplastik ke dalam air minum.

Sebagai alternatif, gunakan botol minum berbahan stainless steel, kaca, atau keramik.