2. Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Mengonsumsi ikan asin secara berlebihan juga dapat memicu hipertensi.
Kandungan garam yang tinggi membuat asupan natrium meningkat. Jika dikonsumsi setiap hari, kondisi ini dapat memicu kenaikan tekanan darah.
Hal ini sejalan dengan penjelasan Cleveland Clinic yang menyebut konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah karena memengaruhi pembuluh darah dan jantung.
3. Gangguan Ginjal
Ginjal berfungsi menyaring darah dan membuang zat sisa metabolisme. Konsumsi garam berlebih dari ikan asin membuat ginjal harus bekerja lebih keras.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pada ginjal.
4. Pembengkakan pada Tubuh (Retensi Cairan)
Asupan natrium berlebih juga dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh. Akibatnya, tubuh menahan lebih banyak air dari seharusnya.
Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat memicu pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, seperti kaki dan tangan.
Selain risiko penyakit tersebut, konsumsi ikan asin juga perlu diwaspadai terkait potensi kontaminasi bakteri atau zat berbahaya, seperti formalin.
Karena itu, penting untuk menjaga pola makan tetap seimbang dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan tinggi garam, termasuk ikan asin.

