Jakarta — Keterlibatan Taylor Swift sebagai cameo dalam sketsa Law & Order: Special Victims Unit (SVU) di Emmy Awards 2026 ternyata berawal dari hubungan dekatnya dengan Mariska Hargitay.

Para produser eksekutif Emmy Awards 2026, Jesse Collins, Dionne Harmon, dan Jeannae Rouzan-Clay dari Jesse Collins Entertainment, serta Wakil Presiden Eksekutif bidang acara langsung dan spesial NBCUniversal, Jen Neal, mengungkap cerita di balik keterlibatan Taylor Swift tersebut.

Menurut mereka, semua bermula berkat Mariska Hargitay, pembawa acara Emmy Awards 2026 yang dikenal melalui perannya sebagai Kapten Olivia Benson dalam Law & Order: Special Victims Unit sejak 1999.

Taylor Swift sendiri dikenal sebagai penggemar berat karakter Olivia Benson. Ia bahkan menamai salah satu kucingnya dengan nama tersebut. Swift dan Hargitay juga diketahui bersahabat.

“Mereka benar-benar berteman akrab,” ujar produser eksekutif Dionne Harmon, seperti dikutip Variety pada Selasa (15/9). “Dia bilang, ‘Biar aku hubungi Tay Tay!'”

Ide Cameo Taylor Swift Berawal dari Mariska Hargitay

Ide untuk melibatkan Taylor Swift dalam sketsa muncul pada awal pertemuan Mariska Hargitay dengan tim penulis yang dipimpin Ariel Dumas.

Tim tersebut kemudian mulai bertukar pikiran mengenai konsep yang dapat dilakukan Swift dalam sketsa.

Sketsa itu berpusat pada upaya tim “SVU” untuk mencari tahu bagaimana atau apakah Taylor Swift akan hadir dalam acara Emmy Awards 2026.

Swift kemudian diminta memerankan seorang detektif yang ikut berusaha memecahkan kode-kode yang menjadi petunjuk mengenai rencana sang bintang pop.

“Itu adalah ide yang disambut baik oleh Taylor,” kata Collins. “Seluruh percakapan mereka membahas bagaimana ia akan membuat segalanya berjalan lancar, nyaman, dan menyenangkan bagi Taylor.”

Swift kemudian menyukai naskah tersebut dan turut memberikan sejumlah masukan.

“Taylor menyukai naskahnya, ia juga memberikan beberapa masukan, dan kami pun memasukkannya ke dalam materi tersebut.”

Ketika ditanya mengenai masukan yang diberikan Swift, Collins menyebut adanya “Easter egg” yang merujuk pada sejumlah kode yang diucapkan Taylor Swift dalam sketsa tersebut.

“Dia ingin hal-hal itu benar-benar resmi. Dan akurat,” kata Collins.