Jakarta — Keluarga Celeste Rivas Hernandez mendesak agar D4vd dijatuhi hukuman mati dan menggugat penyanyi tersebut atas tuduhan menyebabkan kematian secara tidak sah.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Senin (7/9), bertepatan dengan hari ulang tahun Hernandez yang ke-16, keluarga korban menuntut D4vd dijatuhi hukuman mati atas kejahatan yang dituduhkan kepadanya.

“Jika hukuman mati diberlakukan, itu akan sangat pantas bagi manusia seperti ini-yang tidak memiliki perasaan, kosong di dalam, dan tanpa hati nurani-yang hanya menyebabkan penderitaan bagi putri kami, keluarga kami, dan dunia yang mendukung putri kami tercinta,” demikian bunyi pernyataan keluarga.

Secara terpisah, keluarga Hernandez mengatakan mereka sedang “mengenang kembali momen-momen tak terlupakan meskipun ia sudah tiada” dan “mengalami berbagai macam emosi”.

Keluarga Hernandez Ajukan Gugatan

Diberitakan NME dan Rolling Stone, keluarga korban juga menggugat musisi bernama asli David Anthony Burke tersebut atas tuduhan menyebabkan kematian secara tidak sah.

Gugatan itu turut menuduh ibu dan manajer Burke melakukan kelalaian.

Dalam dokumen gugatan, Burke dituduh melakukan perbuatan yang menyebabkan kematian secara tidak sah, penganiayaan fisik, kekerasan seksual, pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, penyerangan, penyekapan, perdagangan manusia, serta tindakan yang sengaja menimbulkan tekanan emosional.

Gugatan tersebut juga menuduh Burke melakukan perdagangan manusia terhadap Hernandez dengan cara menyebabkan atau membujuknya “melakukan tindakan seks komersial”.

“Uang, makanan, tempat tinggal, hadiah barang bermerek, perjalanan, cincin, dan janji pernikahan di masa depan yang diberikan Burke kepada [Hernandez] adalah imbalan atas tindakan seksual tersebut, sehingga memenuhi unsur tindakan seks komersial,” bunyi klaim dalam dokumen gugatan.

“Karena korban adalah anak di bawah umur, baik persetujuan yang diklaim maupun kekeliruan mengenai usianya tidak dapat dijadikan pembelaan hukum.”