Jakarta — Pernah merasa kehidupan terlihat baik-baik saja, tetapi tubuh dan pikiran justru terasa sangat lelah? Kondisi tersebut bisa menjadi salah satu tanda Anda sedang berada dalam survival mode atau mode bertahan hidup.

Survival mode dapat muncul ketika seseorang menghadapi tekanan pekerjaan, konflik dengan orang terdekat, atau terlalu banyak hal yang harus diselesaikan dalam waktu bersamaan.

Dalam kondisi ini, seseorang cenderung hanya berusaha melewati hari dan menyelesaikan satu hal setelah hal lainnya. Fokus tertuju pada bertahan dan menyelesaikan kewajiban, meski kondisi mental maupun emosional sebenarnya sudah kewalahan.

Menariknya, survival mode tidak selalu terlihat dari luar. Seseorang masih bisa bekerja, bersosialisasi, dan menjalankan rutinitas sehari-hari, tetapi pada saat yang sama sedang menghadapi tekanan yang cukup besar.

Menurut para ahli, ada sejumlah tanda yang dapat menunjukkan seseorang mulai berada dalam survival mode. Berikut beberapa di antaranya, melansir Real Simple.

1. Mudah lupa

Sering lupa menaruh ponsel atau kunci, masuk ke sebuah ruangan lalu lupa tujuan awal, hingga kehilangan alur pembicaraan bisa menjadi tanda otak sedang kelelahan.

Pekerja sosial klinis Nicole Ivelevitch mengatakan ketika otak terus-menerus memantau kemungkinan ancaman dan berbagai tuntutan, energi untuk menjalankan fungsi lain seperti memori kerja, perhatian, perencanaan, dan pengambilan keputusan dapat berkurang.

Akibatnya, seseorang bisa lebih mudah kehilangan fokus, lupa jadwal, atau kesulitan mengingat hal-hal sederhana yang biasanya tidak menjadi masalah.