Jakarta — Psyllium husk dikenal sebagai serat larut yang kerap dimanfaatkan untuk membantu melancarkan pencernaan, menurunkan kolesterol, hingga menjaga kadar gula darah. Popularitasnya terus meningkat karena dinilai praktis untuk memenuhi kebutuhan serat harian.

Namun, cara konsumsi dan waktu minum psyllium husk tidak boleh dilakukan sembarangan. Sifatnya yang mampu menyerap air dan membentuk gel di saluran cerna membuatnya perlu dikonsumsi dengan teknik yang tepat agar manfaatnya optimal sekaligus tetap aman.

Melansir dari Biology Insight, berikut beberapa cara mengonsumsi psyllium husk yang dianjurkan:

1. Campurkan dengan cairan

Cara paling umum adalah mencampurkan psyllium husk, baik dalam bentuk bubuk maupun utuh, ke dalam cairan. Takaran standar yang sering digunakan sekitar 1 sendok teh psyllium bubuk atau 1 sendok makan psyllium husk utuh.

Campurkan dengan minimal 240–300 ml air (sekitar satu gelas penuh). Aduk cepat, lalu segera minum sebelum campuran mengental sepenuhnya. Psyllium menyerap air dengan cepat dan membentuk tekstur gel kental dalam hitungan menit.

Setelah meminumnya, dianjurkan untuk langsung mengonsumsi satu gelas air lagi agar serat dapat bergerak optimal di saluran pencernaan. Selain air putih, cairan lain seperti jus tanpa gula juga bisa digunakan, namun minuman bersoda atau terlalu manis sebaiknya dihindari.