Jakarta — PT Elnusa Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan pendapatan usaha mencapai Rp14,5 triliun. Angka tersebut tumbuh sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain peningkatan pendapatan, perusahaan juga membukukan capaian laba operasional sebelum dikurangi bunga, pajak, dan komponen lainnya (EBITDA) sebesar Rp1,5 triliun. Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp718 miliar.
Direktur Utama PT Elnusa Tbk, Litta Ariesca, menyampaikan bahwa kinerja tersebut merupakan hasil dari strategi transformasi perusahaan yang berfokus pada penguatan kapabilitas layanan, efisiensi operasional, serta peningkatan nilai tambah bagi pelanggan.
“Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa secara konsisten memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan kapabilitas teknologi, optimalisasi portofolio layanan, serta disiplin operasional. Upaya tersebut menjadi kunci dalam menjaga kinerja yang sehat sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap arah pertumbuhan Perseroan,” ujar Litta saat Media Meeting bersama media, Kamis (5/3) malam.
Kinerja perusahaan didukung oleh portofolio bisnis yang terintegrasi, meliputi jasa hulu migas terintegrasi, penjualan barang dan jasa distribusi serta logistik energi, hingga jasa penunjang migas.
Sepanjang 2025, segmen penjualan barang dan jasa distribusi serta logistik energi menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 60 persen dari total pendapatan perusahaan. Sementara itu, segmen jasa hulu migas terintegrasi menyumbang sekitar 28 persen, dan jasa penunjang migas berkontribusi sebesar 12 persen.
Dari sisi posisi keuangan, perusahaan mencatat total aset sebesar Rp10,9 triliun dan ekuitas Rp5,3 triliun, dengan arus kas operasi mencapai Rp1,7 triliun. Perusahaan juga mampu menjaga Net Profit Margin di level 5 persen.
Di pasar modal, hingga awal Maret 2026, saham ELSA mencatatkan kenaikan signifikan secara tahunan dan bahkan mencapai level harga tertinggi sejak perusahaan melantai di bursa pada 2008.
“Pergerakan tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian investor terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan Elnusa,” jelas Litta.
Ke depan, PT Elnusa Tbk berkomitmen untuk melanjutkan transformasi melalui penguatan inovasi, peningkatan kapabilitas teknologi, serta optimalisasi sinergi dalam ekosistem Pertamina guna memastikan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
“Elnusa akan terus berfokus pada penguatan fundamental perusahaan, peningkatan kapabilitas teknologi, serta operational excellence agar dapat menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi industri energi Indonesia,” tutup Litta.



