Jakarta — Kapal induk USS Gerald R. Ford, yang merupakan kapal induk terbesar milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), telah berlayar dari pangkalan militer di Pulau Kreta, Yunani, menuju perairan di lepas pantai Israel. Gerakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Republik Iran.

Perjalanan kapal induk bertenaga nuklir tersebut dimulai setelah singgah di pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Souda, Kreta, untuk mengisi pasokan dan perlengkapan sebelum menempuh rute ke kawasan Timur Tengah. USS Gerald R. Ford diperkirakan akan tiba di wilayah timur Laut Mediterania dalam waktu mendatang, bergabung dengan aset militer AS lainnya di kawasan tersebut.

Pengiriman kapal induk ini bertepatan dengan fase baru pembicaraan nuklir antara AS dan Iran yang berlangsung di Jenewa, Swiss. Ketegangan geopolitik di wilayah ini semakin meningkat seiring upaya diplomasi yang masih berlangsung dengan Tehran.

Kehadiran USS Gerald R. Ford di perairan timur Mediterania dipandang sebagai bagian dari penguatan postur militer AS, meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Angkatan Laut AS terkait rincian misi atau tujuan operasional kapal induk tersebut.