Jakarta – Aktris sekaligus pendiri Hello Sunshine, Reese Witherspoon, memangkas sekitar 30 karyawan atau setara 50 persen dari total staf perusahaan tersebut. Pengurangan tenaga kerja ini dilakukan hanya beberapa minggu setelah Witherspoon kembali mengambil alih Hello Sunshine dari Candle Media dengan dukungan konglomerat Prancis, Mediawan.

Witherspoon mendirikan Hello Sunshine pada 2016. Lima tahun kemudian, Candle Media mengakuisisi saham mayoritas perusahaan tersebut. Pada awal Oktober 2026, Witherspoon membeli kembali Hello Sunshine melalui kesepakatan yang didukung Mediawan. Nilai transaksi tersebut dilaporkan jauh lebih rendah dibandingkan US$900 juta yang sebelumnya dibayarkan Candle Media.

Mengutip Variety pada Jumat (30/10), sejumlah sumber menyebutkan bahwa PHK dilakukan seiring perubahan fokus bisnis Hello Sunshine. Perusahaan kini akan lebih memprioritaskan pengembangan proyek film dan televisi serta merek Reese’s Book Club.

Sementara itu, divisi yang berorientasi pada layanan langsung kepada konsumen atau direct-to-consumer (DTC) ditiadakan. Meski demikian, perwakilan Hello Sunshine menolak memberikan komentar terkait kabar pengurangan karyawan tersebut kepada Variety.

Pengurangan tenaga kerja bukan hal baru bagi Hello Sunshine. Selama berada di bawah kepemimpinan Candle Media, perusahaan tersebut telah mengalami setidaknya empat kali PHK dalam dua tahun terakhir.

Pengurangan karyawan sebelumnya terutama berdampak pada departemen konten non-skrip serta Sunnie, merek gaya hidup yang menyasar generasi Z.